Siang dan malam bergantian karena Bumi berputar pada sumbunya. Wilayah yang menghadap Matahari menerima cahaya dan mengalami siang, sedangkan wilayah di sisi yang tidak menghadapnya berada dalam malam. Saat Bumi berputar, setiap daerah berganti posisi terhadap cahaya. Itulah sebabnya waktu terang tidak hadir serentak di seluruh permukaan [1].
Mengapa pergantiannya berbeda di tiap wilayah?
Pada saat yang sama, berbagai daerah berada pada posisi berbeda terhadap arah datangnya cahaya Matahari. Sebagian menghadap cahaya, sementara sebagian lainnya berada di sisi malam. Rotasi Bumi membawa tiap daerah melewati posisi terang dan gelap secara bergiliran; Bumi berputar ke arah timur [1].
Pergantian sama, durasinya bisa berbeda
Semua daerah mengalami siang dan malam, tetapi lama masing-masing periode dapat berbeda-beda [1]. Jadi, rotasi menjelaskan mengapa terang dan gelap bergantian, bukan berarti setiap tempat memperoleh durasi siang dan malam yang sama. Masa rotasi Bumi dalam kaitannya dengan Matahari tercatat 24 jam [1].
Sumber
- [1] Wikipedia bahasa Indonesia β Rotasi Bumi. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=27860959&title=Rotasi_Bumi (diakses 2026-10-02).